Cireboner - Ciremai Weekend Adventures - Ojek Wisata Cirebon - Ojek Wisata Kuningan - Souvenir Khas Cirebon - Souvenir Asli Cirebon - Ngebolang ke Cirebon
Have question?
News
  • sewa tenda cirebon

    Untuk mengakomodasi kebutuhan para outdoor bolanger yang pengen praktis dan ekonomis dalam penyediaan alat-alat camping, maka cireboner.com bekerjasama dengan Cirebon Power Rider, memberikan solusi dengan menyewakan alat kelengkapan camping download pricelist

  • Korban pertama Green Canyon Majalengka

    Adapun identitas dalam buku masuk pengunjung di pos kedua objek wisata Gua Lalay, ke-13 mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah itu antara lain, Amar 19, Ciputat, Tanggerang Se latan; Faujan, 22, (Pamulang); Ahmed, 20, (Pamulang); Kelaudia, 21, (Ciputat); Regina, 19, (Tanjung Priok); Fitri, 19, (Ciputat); Adjim, 21, (Pondok Cabe); Syla, 19, (Curug, Bogor); Ewa 19, (Bintaro); Ratri, 18, (Gunung Putri, Bogor); Ulfa, 18, (Ciputat); Vidya, 18, (Pamulang), dan Dodo, 19, Ligung Lor, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.

  • Stasiun Kejaksan Cirebon

Visits:
Today: 94All time: 111041

Taman Kuning - Idola baru wahana wisata keluarga jawa barat

Bolanger Notes » Taman Kuning - Idola baru wahana wisata keluarga jawa barat

  • Taman Kuning Cireboner
    Taman Kuning Cireboner
  • Puncak batu roming taman kuning
    Puncak batu roming taman kuning
  • map taman kuning
    map taman kuning
  • Embung Taman Kuning
    Embung Taman Kuning
  • Sang pertapa situ cicerem
    Sang pertapa situ cicerem
  • Kebun Raya Kuningan
    Kebun Raya Kuningan
  • Nampang di bukti batu roming
    Nampang di bukti batu roming
  • Sisi lain kebun raya kuningan
    Sisi lain kebun raya kuningan
  • Effort Hanya utuk yang gokil
    Effort Hanya utuk yang gokil

Setelah sehari sebelumnya rencana trabon alias trabas kebon bareng anak trail Majalengka gatot, maka hari ini minggu 20 Desember 2015 event balas dendam terlunasi sudah.

Meski masih belum jelas kemana tujuan destinasi ngebolang kali ini, akan tetapi setelah kami bertiga berkumpul di basecamp cireboner.com tercetus ide untuk ke kawasan karst goa indrakila di ujung kabupaten Kuningan.

Namun meski sudah dilengkapi dengan informasi route map dan petunjuk arah menuju ke goa indrakila kuningan, namun destinasi yang terpilih belum goa indrakila, melainkan Taman Kuning di ujung puncak kabupaten kuningan. Jiaaah!!!

Alasan kenapa menjadi Taman Kuning kabupaten Kuningan yang kami pilih adalah, karena di sepanjang route map menuju kesana terdapat banyak titik wahana wisata alam yang bisa kami mlipiri, setidaknya ada Keramat Sumber sebuah situs yang gotic dan bersejarah, kemudian istana monyet Plangon, dimana terdapat peradaban monyet yang terbagi menjadi 3 golongan, lalu ada camp ground Paniis Singkup, yang menawarkan kesejukan dan kepuasan bermain air sungai, selain itu ada Sumur Tujuh, yang sarat dengan mitos serta hikayat, dan banyak lagi lainnya, sehingga event rolling kali ini akan menjadi rolling yang mlipirable.


Bertiga kami berangkat menuju Taman Kuning sekitar jam 9an dan tanpa ada halangan berarti kami sampai di Taman Kuning, kurang dari sejam kemudian, lumayan deket kan dari Cirebon…:)


Jalur menuju Taman Kuning dari Cirebon sangat menarik, dimana kelokan dan tanjakan menjadi menu utamanya, plus kesejukan dengan rindang pohon dikiri dan kanannya, pemandangan yang bikin adem hati, serta aspal yang masih terhitung baru, menjadikan kami maasih ingin berlama-lama riding :P


Apa itu Taman Kuning ?


Nama Taman Kuning sepertinya diambil dari paduan nama kabupaten Kuningan, dan konsep warna dari kebun raya tersebut, dimana proses dominasi tanaman bunga, dan fasilitasnya berwarna kuning, selain itu terdapat sebuah area taman yang didominasi oleh rumpun bambu kuning.


Kebun raya Kuningan yang secara resmi di buka komersil untuk umum pada tanggal 25 November itu merupakan wahana wisata public yang berkonsep one stop services, untuk semua kalangan dan untuk semua kebutuhan refreshing, ada danau, view ketinggian, taman bamboo kuning, patung kuda, Embung alias bendungan, camping ground, juga taman pendidikan lingkungan hidup yang kesemuanya terbungkus dengan kesejukan yang sangat.


Booming eksistensi Taman Kuning di kebun raya Kabupaten Kuningan sudah mulai mendominasi media social dan interne sejak beberapa pekan lalu, sehingga antusias masyarakat sekitaran Ciayumajakuning dan pelancong luar kota lainnya sedang tinggi-tingginya terlebih di akhir tahun dengan liburan yang bertubi-tubi, karena penasaran dengan pemberitaan dan view-view spektakuler dari berbagai angle.


Tidak heran jika ribuan pengunjung memadati area kebun raya siang tadi, parkiran penuh dan bahkan aktivitas para pekerja yang sedang membangun pun jadi terganggu oleh lalu lalang para pengunjung, sungguh saking ramainya, sampai sulit bingit untuk sekedar mencari posisi dan sudut paling selfiable :P


Karena masih dalam proses pembangunan, maka bisa dimaklumi jika fasilitas toilet dan tempat sampah belum tersedia secara proporsional, petugas pun tidak terlihat memakai tanda pengenal, apalagi seragam, system antrian di gerbang masuk pun masih kacau, belum terorganisir dg baik, luasnya area belum diimbangi dengan jumlah petugas yang patrol untuk sekedar memastikan pengunjung aman dan tidak buang sampah sembarangan.


Emergency system pun belum terkonsep secara baik, itu terlihat dengan tidak adanya ambulan yang standby, petunjuk arah ke pos rescue /klinik, ataupun pencantuman cover asuransi di tiket masuk, padahal kondisi emergency bisa terjadi kapan saja.


Semoga tidak hanya kesiapan fisik bangunan saja yang terus dibangun, tetapi juga fasilitas yang membuat pengunjung merasa aman dan terlindungi selama refreshing di Taman Kuning.


Oh iya kami tidak langsung parker motor, meski petugas “memaksa” kami untuk segera parker, karena kami melihat ada jalur yang lebih nanjak lagi, dan begitu kami menyusurinya, kami menemukan sebuah bendungan / embung penampungan air yang cukup luas dan dalam, masih dalam pembangunan tetapi sudah terlihat bagaimana menarik dan manfaat adanya bendungan tersebut kedepannya


Nah dari bendungan itulah kami melihat ada ketinggian di ujung sana, dan sepertinya akan sangat unik jika foto disana dengn background bentang alam kawasan kebun raya kuningan berada di kejauhan bawah, dan bukan bolang namanya jika tidak mencoba untuk blusukan menyusuri jalur setapak menuju hingga tak lagi mampu motor melewatinya.


Dan dengan terlebih dulu basa-basi ijin ke pekerja yang ada di deket situ maka kami bertiga offroad menuju ketinggian itu, jalur baru berlumpur menjadi track riding kami selanjutnya, meski tidak begitu lama namun cukup membuat adrenalin kami sedikit naik, dimana jalur tersebut selain sempit dan licin, juga berada di pinggir jurang yang jika salah ngatur gas, maka jatuhnya jauh dibawah sana.


Dan ketika di tanjakan yang walaupun pendek, tapi tak satupun kami mampu melewatinya karena licin dan banmotor kami tak mampu menggaruk lebih dalam, maka kami parkir motor disitu untuk kemudian lanjut trekking menyibak ranting kering dan menapaki tebaran batu, menuju puncak tertinggi bukit itu.


Tak berapa lama kami mencapai julang batu yang merupakan puncak bukit, disana kami berdiri dengan puas menebar pandangan 380 derajat ke kejauhan sana, bahkan patung kuda di tengan taman kuning pun terlihat kecil jauh dibawah sana, sedang dibelakang kami terlihat gugusan bukit yang sempat bikin kami pengen nekat mendakinya, karena dikejauhan sana terlhat ada open space seperti sabana.


View yang luar biasa bro… !

Facebook
PRchecker.info